Bandung, kota dinamis di Jawa Barat, terkenal sebagai pusat kreatif dan fesyen tanah air. Di antara sekian banyak pelaku UMKM Bandung yang sukses, nama Tini Arya dan usaha Tini Shoes menjadi inspirasi bagi banyak orang. Dari sebuah garasi kecil, Tini Arya berhasil membangun bisnis sepatu handmade yang kini populer di seluruh Indonesia. Kisah perjalanan dan perjuangannya membuktikan bahwa kegigihan dan inovasi dapat membawa seseorang pada kesuksesan nyata.
Tini Arya adalah seorang perempuan asal Bandung yang tumbuh di lingkungan sederhana. Sejak kecil, ia sudah terbiasa membantu orang tua berjualan di pasar, sehingga semangat wirausaha sudah tertanam dalam dirinya. Setelah menikah dan tinggal di daerah Cibaduyut, Tini melihat potensi besar di industri sepatu yang sudah membudaya di kawasan tersebut. Namun, ia sadar bahwa masih banyak produsen sepatu lokal yang belum mampu bersaing secara kualitas maupun branding.
Berbekal pengalaman, semangat, dan sedikit modal, Tini memulai usaha sendiri pada tahun 2012. Awalnya, ia hanya memproduksi sepatu wanita dengan desain sederhana, memanfaatkan tenaga pengrajin lokal yang sudah ahli dalam pembuatan sepatu kulit. Meskipun sempat ragu karena minim pengalaman manajemen, Tini Arya tetap yakin bahwa “sepatu berkualitas dari Bandung harus bisa mendunia.”
Usaha Tini Shoes didirikan di garasi rumahnya di daerah Cibaduyut. Di awal, ia hanya memiliki dua orang pengrajin, dan hasil produksinya pun sangat terbatas. Penjualan hanya dilakukan lewat mulut ke mulut dan platform media sosial sederhana. Banyak kendala yang dialami, seperti:
Tini selalu percaya bahwa inovasi adalah kunci. Ia mulai belajar desain sepatu, mengikuti pelatihan online, dan memperhatikan tren fashion wanita di Indonesia. Setiap minggu, ia memperbaharui desain sepatu agar tetap menarik bagi konsumen muda.
Tini Arya mulai menggunakan media sosial sebagai alat pemasaran utama. Instagram menjadi pilihan, dan foto-foto produk dengan model muda lokal digunakan untuk menarik perhatian. Selain itu, Tini Shoes juga melakukan:
Usaha keras ini membuahkan hasil. Di tahun 2015, Tini Shoes mulai menerima pesanan dari luar Jawa Barat, dan pada tahun 2017, brand Tini Shoes dikenal luas hingga ke Jakarta, Surabaya, dan Makassar.
Menurut Tini Arya, keberhasilan Tini Shoes tidak lepas dari enam faktor utama:
Di masa pandemi tahun 2020, saat banyak bisnis mengalami penurunan, Tini Arya justru bereksperimen dengan produk sepatu “work from home,” sehingga tetap dapat bertahan dan bahkan memperluas pasar. Banyak pelanggan yang mengapresiasi inovasi ini karena nyaman digunakan selama bekerja di rumah.
Tini Shoes tidak hanya menjadi bisnis milik pribadi, tetapi juga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi lokal. Tini Arya membuka lapangan kerja bagi lebih dari 30 pengrajin sepatu dan beberapa staf di bidang pemasaran. Ia juga berperan aktif dalam komunitas UMKM Bandung, berbagi pengalaman melalui seminar, pelatihan online, serta menjadi mentor bagi pelaku usaha muda.
Tini Shoes kini dikenal sebagai brand sepatu wanita handmade berkualitas. Sepatu-sepatu produksinya sudah dipakai oleh artis nasional, KOL (Key Opinion Leader), hingga mahasiswa di banyak kota besar. Bahkan, Tini Arya mulai merambah pangsa ekspor ke Malaysia dan Singapura di tahun 2023.
Tini Arya mengakui bahwa dukungan keluarga sangat penting dalam perjalanan bisnis. Suaminya berperan sebagai bagian keuangan, sementara anak-anak sering membantu dalam pengemasan produk dan promosi. Hal ini membuat Tini Shoes menjadi bisnis keluarga, yang sangat erat dan penuh semangat kebersamaan.
Dalam berbagai seminar, Tini Arya sering membagikan tips kepada pengusaha muda di Bandung:
Tini Arya berharap semakin banyak perempuan dan pengrajin lokal yang berani memulai bisnis dan turut membesarkan potensi Bandung sebagai kota fesyen dan industri kreatif Indonesia.
Tini Shoes berencana membuka flagship store di kawasan Dago, Bandung pada tahun depan. Selain itu, Tini Arya berambisi memperluas brand ke pasar Asia Tenggara. Ia juga ingin mengembangkan program pelatihan untuk pengrajin muda, agar mereka memiliki skill dan mindset wirausaha modern.
Dengan tekad kuat, Tini Arya percaya bahwa setiap tantangan selalu membawa peluang. Kisah Tini Arya dan Tini Shoes menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus berkarya dan berinovasi, membuktikan bahwa kerja keras, kejujuran, dan kepercayaan pada produk lokal adalah fondasi menuju sukses.
Kisah Tini Arya dan Tini Shoes adalah bukti nyata bahwa usaha lokal bisa berkembang dan menjadi brand nasional, bahkan go internasional, asalkan dibangun dengan keuletan, inovasi, dan dukungan komunitas. Bandung kini memiliki satu lagi nama inspiratif yang diakui dan dibanggakan di kancah bisnis nasional: Tini Arya, Si Penggagas Sepatu Handmade dari Cibaduyut.